
Pantai Sanur adalah sebuah tempat pelancongan pariwisata yang terkenal
di pulau Bali. Tempat ini letaknya adalah persis di sebelah timur kota
Denpasar, ibukota Bali. Sanur berada di Kotamadya Denpasar. Garis pantai
disanur mencapai 5,1 KM dari Pantai Matahari terbit di utara sampai Pantai Mertasari
di selatan. Sejarah Pantai Sanur. Kata "Sanur" dijumpai dalam
Prasasti Belanjong berangka tahun 835 Caka (903 Masehi). Nama desa Sanur
ditulis saat Sri Kesari Warmadewa mengadakan penyerangan terhadap wilayah Alas
Pategaling Magalak (Sanur) di bawah kekuasaan Ugrasena Raja Bali. Kata Sanur
berasal dari kata Saha dan Nuhur, yg berarti memohon datang kepada suatu
tempat. Sedangkan menurut para sesepuh, kata Sanur terdiri dari urat kata Sa
artinya Satu (Tunggal) dan Nur artinya Sinar (Teja/Cahaya) yang artinya satu
sinar mistik yang jatuh di suatu tempat dan tempat jatuhnya sinar mistik itulah
menjadi nama Sanur sekarang. Sanur dulu dikuasai kaum Brahmana keturunan
Danghyang Dwijendra. Para pendeta ini lantas menyaksikan Alas Pategaling
Magalak seakan bersinar sehingga disebut Sanur. Kawasan ini kemudian dijadikan
tempat tinggal orang suci dan banyak pula yang menguasai ilmu leak.
2. Desa Blimbingsari

Desa Blimbingsari adalah salah satu desa dari sepuluh desa yang ada di Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana , merupakan salah satu desa yang mayoritas penduduknya beragama Kristen Protestan. Nuansa Bali sangat kental di Desa Blimbingsari ini, Adanya dua buah bangunan Gereja yang sangat megah yaitu di Banjar Blimbingsari dan di Banjar Ambyarsari dengan ornamen ukir-ukiran di setiap sudut gereja sangat mencirikan budaya Bali , demikian pula dari cara memberikan nama pada anak-anak seperti Putu, Made, Nyoman dan Ketut sudah tidak asing didengar, pada setiap hari raya khususnya hari Natal dan Paskah serta perayaan hari raya lainnya, masyarakat disini dengan sangat antusias sekali memasang penjor, bahkan ada anggapan jika tidak memasang penjor hari raya terkesan kurang semarak, tidak itu saja, pada saat mengadakan kebaktian di Gereja, umat kristiani datang dengan mempergunakan pakaian adat Bali seperti kamben, udeng, kebaya dan sebagainya demikian juga halnya pendeta yang akan membawakan firman / yang memimpin acara kebaktiaan juga mempergunakan Bahasa Bali dan yang sangat mencirikan adat Bali adalah dipakainya gambelan Bali sebagai alat untuk mengiringi Liturgi / puji-pujian, hal inilah menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk melihat dari dekat bagaimana perpaduan budaya itu terjadi.
3. Hidden Canyon, Beji Guwang

Kayaknya tempat wisata di Bali ini berunsur "hidden" dijamin punya pemandangan yang bisa bikin orang sejagad raya iri hati. Hidden Canyon Beji Guwang misalnya. Cuilan harta karun tersembunyi di Pulau Dewata ini berlokasi di Jalan Sahadewa, Kabupaten Gianyar, Bali. Ngarai super indah ini gak cuma menarik perhatian wisatawan domestik, tapi juga para turis mancanegara.
4. Gemitir Garden

Bisa dibilang Taman Gemitir hadir dari sebuah ketidaksengajaan. Tempat yang awalnya cuma ladang sayur punya warga setempat ini akhirnya hits, karena taman bunga marigold khas Amerika Tengah yang super aesthetic tumbuh. Para traveler pun banyak yang singgah karena memang pemandangannya indah banget.
5. Tegalalang Rice Terrace

Sunrise gak cuma indah kala keluar dari balik gunung atau garis pantai saja. Area persawahan yang ikonik di Ubud ini juga bisa jadi spot terbaik menikmati detik-detik naiknya matahari pagi. Persawahan dan terasering yang berjajar dengan indahnya, membuat kawasan "terhijau" di Bali ini banyak jadi tujuan mereka penikmat suasana pedesaan yang sejuk dan tenang.
Sumber:
https://www.idntimes.com/travel/destination/putriana-cahya/20-tempat-wisata-di-bali-terbaru-2018-liburan-ala-anak-hits/full
https://otakkujalan-jalan.blogspot.com